Jumat, 21 Februari 2014

BUKTI CINTA SEORANG WANITA



Berbicara mengenai wanita, tentu saja kita akan berbicara tentang cinta. Seperti kita ketahui, makna cinta dalam hidup ini sangat luas. Sebelum masuk dalam diskusi tentang cinta, sejatinya kita sudah mengenal cinta dan kehidupan yang saling berkaitan. Tanpa cinta, hidup memang tak ada artinya. Tapi, justru banyak orang mengatakan kalau hidup sangat kejam ketika kita tak bisa mendapatkan segenggam cinta dari orang yang kita sayang. Itu adalah sebuah persepsi yang sangat tidak masuk akal. Hidup adalah sebuah fatamorgana yang didalamnya berisi sebuah cinta, cinta yang tulus dari hati dan tak bisa terganti. Hidup selalu mengajarkan kita untuk menjadi lebih dewasa. Kehidupan bukanlah kisah yang berisi kekejaman atau kekerasan, tapi hidup adalah sebuah perjalanan yang indah dan menyenangkan. Mengapa demikian ?? karena didalamnya ada cinta, dan ini yang terpenting ! Dunia memiliki seorang ciptaan Tuhan yang sangat lembut, halus, berhati mulia, dan seorang bidadari dunia. Dialah wanita, makhluk Tuhan yang nyaris sempurna dengan seribu satu kelebihannya. Dari rahimnyalah lahir penegak agama dan syariat Tuhan, seperti Nabi Isa AS, Nabi Ibrahim AS, Nabi Muhammad SAW, dan yang lain-lain. Dari didikannyalah lahir generasi muda bertalenta, penggerak revolusi dunia. Dan dari cintanyalah, lahir wanita-wanita hebat yang kukuh setia pada cintanya sampai malaikat izrail memanggil ‘tuk kali terakhirnya. Selama ini, kita tak pernah menyadari, bahwa wanita adalah kunci kesuksesan dunia. Keteguhannya dalam menjaga cinta hingga dibawa mati, membuat kita tersengat dengan kehidupannya yang sungguh berliku, dan penuh dengan deraian air mata. Tapi, lagi-lagi wanita menunjukkan kehebatannnya. Bagaimana bisa ??? banyak wanita yang rela melepaskan kekasih hatinya demi ingin melihat orang yang dicintainya bahagia dengan pilihannya. Ia sama sekali tak pernah menyesal ataupun menangisi keputusannya. Ia justru bahagia melihat orang yang dicintainya tersenyum bahagia. Walaupun ia tahu, ia pasti akan sangat menderita karena telah kehilangan separuh jiwanya. Namun, inilah bukti betapa tulus dan sucinya cinta seorang wanita. Cintanya sungguh tanpa syarat. Ia rela menderita dan rela merobek hatinya sendiri demi sang pujaan hati. Ia rela menangis berhari-hari, demi sebuah nama yang akan selalu dicintainya hingga mati.
              Tak hanya itu, saat sang pujaan hati melabuhkan pilihannya dengan orang lain, ia adalah orang pertama yang merestuinya. Ia orang pertama yang akan mengucapkan selamat kepada mantan kekasihnya. Dan, ia akan berkata pada kekasih sang pujaan hati, “aku titip dia dalam hatimu. Jaga dia untukku. Cintailah dia seperti dia mencintaimu, dan jangan kau sakiti hatinya seperti dia pernah menyakitiku. Setialah kepadanya, karena sesungguhnya kau akan dapat balasan atas apa yang t’lah kau lakukan.” Sepenggal kalimat yang bisa diucapkan dengan sangat tegas seolah tanpa keraguan, dan bahkan dengan hati yang ditabah-tabahkan. Hanya bibir wanitalah yang bisa mengucapkan kata-kata itu. Saat kalimat itu meluncur indah dari bibirnya, ia tak pernah menunjukkan akan rasa sedihnya. Itulah kehebatan wanita. Cintanya yang sangat besar, mampu menutupi segala kerisauan dan kegundahannya. Hanya seorang wanitalah yang mampu berpura-pura tersenyum, dan akan menunjukkan ketangguhan hatinya dihadapan orang yang dicintainya. Namun, jangan salah jika wanita mampu meneteskan air mata yang mengalir dari kelopak matanya tanpa henti. Ia akan menangis bahkan bisa mengingkari hatinya saat ia sendiri. Sejatinya, setiap wanita tentu tak ingin jika ada yang lebih baik darinya dan mampu menggantikannya di lubuk hati lelaki yang dicintainya. Tapi, yang membuat kita malah berbangga padanya adalah ia rela membohongi suara hatinya dengan mengatakan, “aku turut berbahagia untukkmu”.  Inilah alasan mungkin mengapa wanita jauh lebih mulia daripada kaum lelaki. Tak hanya itu saja, seorang wanita rela melakukan apapun demi orang-orang yang disayanginya. Walau ia sadar, nyawalah taruhannnya. Dan, lagi-lagi wanita tak kan pernah mundur dari keputusan yang telah dibuatnya.
Selain itu, kita tak pernah menyadari, saat wanita melepas masa gadisnya, menikah dengan seorang pemuda yang sangat dicintainya, pasti akan membuatnya sangat bahagia. Bagi seorang wanita, berbakti pada suaminya dengan sepenuh jiwa dan raga, imbalannya tentu adalah surga. Ketika mereka menikah, mereka akan menikmati status baru sebagai seorang istri. Melayani suami sepenuh hati adalah tugas baru yang diembannya ketika menjadi seorang istri. Tapi, setiap wanita pasti akan berpikir untuk memiliki keturunan dari rahimnya sendiri. Kehidupannya akan terasa lebih lengkap dan seru, ketika ia menjadi seorang istri dan seorang ibu. Itulah impian semua wanita di dunia. Tapi, ingatlah seindah-indahnya rencana kita, pastilah rencana Tuhan tetap yang terindah. Kita tak akan pernah bisa menolak takdir yang telah Tuhan gariskan pada hamba-hambanya. Bagaimana jika ada seorang wanita yang ternyata ditakdirkan Tuhan tak bisa memiliki buah hati karena gangguan rahim atau masalah yang lain. Tentu, ini adalah sebuah pil pahit yang harus diterima oleh setiap wanita manapun didunia ini tanpa terkecuali. Tentu wanita akan menangis dan menyesali dirinya sendiri. Ia seolah merasa tak lagi sempurna, karena tak bisa mengandung buah cintanya dengan sang suami. Walau berulang kali, suaminya mengatakan, “istriku, apapun yang terjadi padamu, aku akan setia pada janjiku untuk selalu mencintaimu. Walau pada akhirnya, kau tak bisa memiliki seorang anak, jujur aku lebih memilih setia padamu, dibandingkan aku harus menyakiti perasaanmu dengan menduakan cintamu”. Ataupun, doa seorang suami disepertiga malam, “Ya Allah.. cukupkanlah aku hanya dengan memiliki seorang istri saja. Kukuhkanlah ikatan cinta diantara kami berdua. Jagalah hatiku untuk selalu setia pada istriku. Dan, ijinkan kami menjadi sepasang kekasih hingga di akhirat nanti”. Di mana-mana, ketika seorang istri mendengar doa suaminya itu, tentu ia akan trenyuh dan merasa bahwa suaminya sangat mencitainya. Ia pasti akan berpikir bahwa suaminya mencintai dia dengan kekurangan dan kelebihannya.
Tapi, ketahuilah wanita mampu membaca pikiran dan keinginan suaminya yang terselubung dan terpendam karena besarnya rasa cinta pada istrinya. Istrinya pasti berpikir bahwa suami manapun didunia ini pastilah ingin memiliki seorang anak. Itulah sebabnya, ada wanita yang rela mencarikan istri untuk suaminya. Jangan salah, ketika seorang istri memutuskan untuk memilihkan istri baru untuk suaminya, mereka telah memikirkan segalanya dengan kepala matang. Mereka telah beristikharah dan memutuskan untuk mengizinkan suaminya menikah dengan wanita lain, walau mereka tahu, hatinya akan sakit menerima kenyataan itu. Kendati sang suami tak ingin memadunya, tapi tetap saja wanita manapun pasti ingin melihat suaminya tersenyum dengan kehadiran seorang anak di tengah-tengah keluarga. Bagi seorang wanita, itu bukanlah sebuah keputusan yang mudah. Untuk melakukannya, butuh seribu satu kekuatan dan keikhlasan hati yang sangat mendalam saat melihat orang yang dicintainya bercumbu mesra dengan wanita lain. Walau ia sendiri yang mengizinkan, namun tetap saja rasa cemburu itu hadir seketika tanpa ia pinta. Walau ia telah berusaha menghilangkan rasa cemburu itu, tapi tetap saja ia takkan rela jika ada wanita lain disamping suaminya selain dirinya. Ingatlah jika cemburu adalah bagian dari rasa cinta. Seperti kata pepatah, “Love is nothing, without jealously”. Itulah mengapa ada wanita yang rela dimadu oleh suaminya demi seorang hadirnya buah hati tercinta pelengkap keharmonisan rumah tangga.
Lalu, jika kita sudah mengamati kejadian seperti itu, masihkah kita akan mengatakan kalau wanita adalah makhluk egois yang selalu ingin dimengerti tanpa pernah mau mengerti ? sadarkah kita dengan apa yang telah seorang wanita lakukan untuk kita ?? saat ia rela melakukan apapun demi orang yang dicintainya, ataupun saat ia rela mengorbankan bahkan mengabaikan perasaannya sendiri, masihkah terpikir dalam benak kita jika wanita adalah mahkluk yang keras kepala ?? dan saat kita tahu, apa yang sudah dilakukannya, tidakkah kita trenyuh melihatnya ??? siapa yang tega dan siap untuk dimadu ?? siapa yang mau disakiti tanpa mau menyakiti ?? siapakah yang tak ingin menjadi seorang ibu ?? lalu, tidakkah ia kecewa dengan semua yang telah dilakukannya ?? atau tidakkah ia cemburu atau sakit hati dengan keputusannya ?? inilah wanita. Cintanya yang tulus, suci, dan tanpa syarat telah mampu membuat para lelaki salut dan menghormatinya. Inilah bukti cinta seorang wanita. Baginya, kehormatan dan harga diri orang yang dicintainya disamaratakan dengan kehormatan agama yang dianutnya. Ia tak pernah peduli seberapa besar rasa sakit hati dan cemburunya hadir ketika mereka harus menelan pil pahit kehidupan yang belum pernah terpikirkan. Bagi seorang wanita, abdi pada suami adalah surga, ridho suami, adalah ridho ilahi !!!!! jadi, banggalah kalian para wanita, karena sesungguhnya pengorbanan cinta seorang wanita lebih besar ketimbang harkat dan martabatnya sendiri. !! J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar