Masa lalu adalah sebuah
cerita usang yang tak mungkin lagi bisa terulang. Sebuah cerita yang memiliki
banyak kenangan dan sebuah hikmah pembelajaran yang bisa kita ambil didalamnya.
Namun, tak sedikit yang rupanya masih memendam setitik penyesalan karena
mungkin telah mengabaikan peristiwa indah di masa lalu. Ada juga yang merasa
senang dan bahagia begitu tahu kalau masa lalunya menjadi sebuah sejarah yang
berguna bagi jejak hidupnya di masa yang akan datang. Lantas, bagaimana
seharusnya kita menyikapi hal yang seperti ini ?? haruskah kita berdiam diri
dan meratapi semua yang telah berlalu ?? ataukah kita malah acuh dan senang
karena masa lalu telah terlewati ?? setidaknya, kita tidak bisa menghakimi
sebuah masa lalu dan memandangnya dari satu sudut pandang saja. Kalau kita
menghakiminya, kita seolah tak menerima takdir Tuhan. Ingatlah, masa lalu
adalah sebuah cerita yang bisa saja menjadi sebuah proses untuk meraih segala
sesuatu yang kita ingin. Tetapi, kita juga tidak sepatutnya untuk berbesar hati
ataupun bangga pada sebuah masa lalu. Bangga sih boleh saja, asal kita tetap
bisa untuk mengontrol diri dan emosi. Mengapa demikian ?? masa lalu tentu
memiliki banyak cerita. Entah itu dengan linangan air mata, atau pancaran
bahagia. Namun, kita harus tetap sadar bahwa masa lalu memiliki andil yang
cukup penting untuk menempa jati diri kita untuk menjadi lebih baik ke
depannya. Dengan sebuah masa lalu, seorang manusia menjadi lebih dewasa dalam
bersikap dan mengambil setiap keputusan terhadap permasalahan hidup yang
seringkali membelitnya.
Tetapi, kita harus
tetap ingat, masa lalu tidak selamanya menyimpan kenangan manis dan indah saja.
Tidak sedikit sebuah masa lalu, menyimpan luka yang teramat dalam. Nah, jika luka
sudah terlanjur tergoreskan, dan sakit hati sudah terlanjur dirasakan, jangan
sampai malah membuat kita membenci masa lalu. Masa lalu tetaplah sebuah masa
lalu yang takkan kembali ke dalam kehidupan kita. Dan masa lalu tetap menjadi sebuah
memori usang yang akan terus menjadi sebuah rangkaian kisah dalam perjalanan
hidup kita. Karena, masa lalu adalah sebuah fatamorgana yang selalu
bermetamorfosa dalam sebuah kehidupan nyata. Sebuah pepatah berujar
“”jadikanlah masa lalumu, sebagai awal dari masa depanmu”. Ini berarti masa
lalu menjadi sebuah cerita vital dan tak bisa terpisahkan bagi kelanjutan hidup
kita kedepan. Awal dari sebuah masa depan, adalah akhir dari cerita masa lalu.
Apapun yang terjadi kemarin, kita bisa ambil hikmahnya. Pelajari semua itu,
telaah dengan hati tenang, dan ambillah kesimpulan dengan pikiran yang jernih
agar kita menjadi sosok yang jauh lebih matang saat menghadapi keras dan
kejamnya skenario kehidupan.
Manusia seperti kita
memang bukanlah sosok yang sempurna. Kita pasti memiliki sebuah pengalaman
pahit ataupun manis. Tetapi, jika kita bisa memperbaiki cerita di masa lalu,
bukan tidak mungkin kita akan bisa menjadi seseorang yang memiliki integritas
tinggi dan juga jiwa naluri jiwa sosial yang tinggi pula. Jika kita amati masa lalu
ini dari sudut pandang yang lain, seperti menyangkut yang namanya CINTA, pasti
masa lalu memiliki peran yang cukup besar bagi setiap keharmonisan hubungan.
Bagaimana bisa hal itu terjadi ?? coba kita amati dan kita dengar dengan
seksama setiap hubungan itu. Sebuah kata bijak mengatakan, “janganlah kamu
sesekali mencintai seseorang dengan cerita hidupnya yang sekarang, karena kamu
bisa saja kecewa dengan kehidupan masa lalunya. Tapi, cintailah seseorang
dengan kamu menerima masa lalunya, agar kamu tahu seperti apa dia dulu dan kamu
kamu bisa berbahagia dengan hidupnya saat ini”. itu menunjukkan kalau masa lalu
adalah sebuah babak dari skenario Tuhan yang memang harus kita terima dengan
lapang dada. Saat kita mau menerima kelebihan dan kekurangan seseorang yang
kita cinta, itu berarti kita mau tidak mau harus menerima semua masa lalunya.
Karena, jika kita tahu masa lalunya seburuk apapun itu, dan kini ia bisa
berubah maka kita akan bangga padanya, dan tentunya rasa cinta kita akan lebih
besar dari sebelumnya.
Tak hanya itu, rasa
cinta itu akan dilengkapi dan disempurnakan dengan keyakinan hati untuk setia
dan percaya. Dengan begitu, keharmonisan hubungan akan terus terjaga karena
setiap insannya menjunjung tinggi rasa percaya. Maka, apa salahnya dengan masa
lalu ??? setiap orang pasti memiliki sebuah masa lalu. Itu adalah sebuah
ketetapan Tuhan yang tidak bisa kita langgar. Masa lalu hanyalah sepenggal
kisah di masa dulu, dan kisah itu akan terus menjadi bagian dari kisah kehidupan
yang akan saling berkesinambungan. Lalu, bagaimana kini bersikap ??? inilah
pertanyaan yang kerap kali hadir dalam benak kita. Tak bisa kita pungkiri, kita
seringkali sulit melupakan masa lalu. Entah karena memiliki cerita, atau hanya
angin lalu saja, tetap saja masa lalu adalah hal yang tak mudah dilupakan
ataupun dihapuskan. Masa lalu seolah menegur kita untuk bereaksi terhadap
sebuah permasalahan yang menimpa seseorang. Namun, belajarlah dari pengalaman
masa lalu adalah solusi tepat untuk kita bisa berbenah dan memperbaiki hidup. Mengapa
demikian ??? sepahit dan seburuk apapun masa lalu, pastilah memiliki pelajaran.
Nah, kita ambil saja positifnya !!! mudah bukan ??? lalu, bagaimana jika masa
lalu itu memiliki history yang sangat kuat dan lekat dengan emosi ??? kalau
sudah begitu, jalan satu-satunya adalah menjadikan masa lalu sebagai sebuah
kenangan. Ingatlah, kenangan adalah hal yang tak mungkin bisa terlupakan
sepanjang hidup kita. Walau pada akhirnya kita menyadari, kenangan itu takkan
kembali, setidaknya ingatlah semua yang pernah terjadi. Ingatlah semua kisah
manis yang pernah dialami. Insyaallah dengan begitu, hati ini seolah lapang dan
tak memiliki beban. Dengan begitu, masa-masa indah di waktu lalu takkan pernah
lekang terhapus oleh massa dan waktu.
Tapi, rasanya tidak
adil jika kita hanya mengoreksi sebuah cerita masa lalu. Kita harus mengakui,
bahwa masa lalu tetaplah sebuah hal yang cukup berkesan dalam hidup kita. Tanpa
adanya sejarah masa lalu, tentu kita takkan berada dalam posisi seperti saat
ini. memang, masa lalu adalah sebuah cerita yang kita tak perlu lagi untuk
mengungkitnya. Bukan bermaksud untuk kembali mengingat semua yang telah
berlalu, tapi setidaknya kita bisa mengambil secuil hikmah dibalik semua yang
pernah terjadi. Pepatah pernah berujar, “hidup takkan menjadi berwarna, tanpa
hadirnya sebuah masa lalu”. Ini membuktikan kalau masa lalu, memiliki kesan dan
pesan. Jadi, kesimpulannya, biarlah masa lalu itu terlewati seiring dengan berjalannya
waktu. Namun, satu hal yang harus kita ingat dalam benak kita, masa lalu adalah
sebuah cerita lalu. Tapi, tetap saja masa lalu adalah kejadian yang akan
mengingatkan kita dengan segudang kenangan dan seribu satu pelajaran yang akan
terus terukir rapi dalam memori sampai Ilahi memanggil tuk terakhir kali. !! J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar